Kamis, 26 Maret 2015

rumah tangga

Kita bangun hubungan kita dengan tidak mudah, hingga suatu nanti......
sebuah hubungan yang dibangun entah itu telah lama atau baru saja, pasti akan ada guncangan-guncangan kecil yang menyertai perjalanannya., hingga tanpa sadar guncangan itu akan membesar bahkan sanggup segera saja melongsorkan pondasi-pondasi hubungan yang telah dibangun dengan susah payah..
Ketika itu terjadi, yang bisa menyelamatkan dan tetap mempertahankan hubungan itu adalah 2 orang yang sedang berperan di dalamnya.. tidak ada orang lain yang bisa membantu membangun kembali pondasi yang pernah retak bahkan bergeser..
Hubungan ini dibangun dengan susah payah, dijalani dengan penuh perjuangan dan hal-hal manis didalamnya.., kita tak pernah tau kapan hubungan ini akan diuji, entah sehebat hembusan udara dari lubang hidung atau sekuat terpaan angin musim yang mampu menumbangkan pohon..
Hingga terkadang saking kuatnya angin itu, tanpa sadar puing-puing hubungan ini ikut beterbangan mengikuti arah angin yang entah akan terdampar dimana,,
Hubungan kita yang sedang terguncang hebat, bahkan mungkin sudah tak punya alasan untuk bertahan, aku sedang berusaha memegangi pondasi terakhir yang tersisa.. mengajakmu yang mulai enggan mendekati aku yang sedang berpelukan erat dengan pondasi yang pernah kita letakkan bersama..

Ah,, tak ingin ku akhiri meski harusnya sudah kau putuskan,,

Rabu, 11 Maret 2015

pemilik hati


terinspirasi dari cerita  sepasang sepatu yang berjejer disebuah toko..
masing-masing sepatu yang ada dalam sebuah toko akan menemukan siapa pemiliknya asalkan sabar menanti seorang pembeli datang dan memilih.. mungkin tidak sekarang tapi entah nanti, esok atau kapan pun itu..
karena yang datang pasti akan memilih sepatu dengan selera dan tipe mereka masing-masing, dan yang nyaman tentunya..
hingga suatu hari sang sepatu akan terpilih dan menjadi kesayangan pemiliknya,,
begitu jugalah kurang lebihnya cinta, memilih wanita atau pria,
tidak ada yang tak akan terpilih, cintapun tau siapa dan yang mana rumah hatinya, tau akan dengan siapa dia melangkahkan kaki dialtar yang suci..
jika tidak denganmu, mungkin dengan dia atau dengan entah siapa nanti pemilik rumah hati yang sesungguhnya..
bersabarlah, selagi menunggu dan mencari, berbenahlah..