Merindukan mata bening yang selalu membuatku bertanya
tentang isi didalamnya, rindu akan pelukan hangat yang dulu selalu menghambur
kearahku, rindu disaat aku terjatuh dan kau yang menggendongku..
ah masa
kecilku,,
Permainan proyeksi film masalalu yang memenuhi ruang mataku
seakan mengatakan betapa aku merindukanmu, merindukan canda tawa yang pernah
menggema disetiap sudut kamar ketika aku
akan pergi tidur
Buku-buku yang usang karena tak pernah kau sentuh, kalimat-kalimatnya
yang seakan berlarian dari dalam buku karena tidak lagi pernah kau bacakan
untukku...
Ayah, kemana perginya pelukan hangat masa kecilku ? kemana
lenyapnya ciuman dikeningku ?...
Ayah, kemana kau tukar mata bening yang selalu menemani
tidurku ?, kemana tangan yang selalu membuka buku dongeng untukku ?
Potret masa kecil yang menghiasi dompet milikku, kini hanya
tinggal sebuah potret yang entah kemana pemiliknya kini menghabiskan tawa...
Yang tersisa hanya guratan lelah dan emosi yang setiap saat
dapat memporak-porandakan kepingan-kepingan tawa..
Ayah, tahu kah kau ?, hati yang kini bersamamu adalah hati
yang terkoyak.. adalah hati yang tak lagi utuh
Ayah, kembalikan mimpi masa kecilku, kembalikan cerita indah
tentang dongeng masa kecilku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar