malam terus merangkak menjelang pagi, tapi tetap saja mata ini tak mau terpejam
menatap jari kelingking yang menatapku angkuh
diam membisu tak bergeming...
saling menyentuh, melingkar dan pada akhirnya mengikat..
aku tak bisa menjanjikan apa-apa tentang kita...
tak bisa menjanjikan kebahagiaanmu
tak menjanjikan kesembuhan lukamu
tidak pula menjanjikan kekayaanmu...
bahkan aku tak mampu menjanjikan surga-Nya untukmu...
aku hanya berusaha menjadi pribadi yang baik untukmu...
menjadi wanita yang menjaga dan mendampingimu..
wanita yang tak segan menyingsingkan lengan denganmu...
menjadi wanita yang menjaga kesucian keluarganya..
jari kelingking yang saling mengikat adalah untuk itu... aku dan kau...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar