Kamis, 22 Januari 2015

kapankah ??

Jika bagimu merindukanku adalah hal yang berat,
Harusnya kau mencoba bagaimana caraku merindukanmu.
Kau adalah mentari yang menghangatkan hariku,
dan rembulan yang menjadi lentera tidurku
Tak pernah bosan kurapalkan namamu disela-sela do’aku
Berusaha mengetuk hati Tuhan
supaya berbaik hati mengirimkanmu kembali untukku
Tak perlulah kau tau seberapa sering airmataku menghujani bantal
saat khayalku terbang membawa cerita tentang mu
Dan akupun tak ingin kau ikut bersedih ketika kau tau betapa dinginnya aku tanpa senyummu
jujur saja, waktu-waktu seakan tak pernah lagi berputar sejak hari itu
detik demi detik seperti tak terganti, tetap memberikan bekas yang tak hilang dibasuh airmata
harus berapa lama lagi aku menanggung beban rasa ?
menerima derita atas nama kerinduan yang tak bersambut
terus menerus menengadah ke langit, memanggil nama Tuhan agar berbelas kasih padaku
Jadi beri tau aku kapan kau akan kembali ?
Atau, haruskah lagi-lagi aku mengganggu Tuhan sampai DIA mengabulkan permintaanku ??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar