Jika tak bisa mengatakannya dengan lisan, maka
menulislah....
....
Sungguh, aku tak bisa menjelaskan mengapa menulis
adalah hal yang mudah aku lakukan, menulis adalah mediaku mencurahkan, menulis
adalah tempatku mengatakan banyak hal, tentang sesuatu dan untuk mengatakan.
Menulis itu melegakan, menulis itu obat kerinduan,
menulis itu menyampaikan. Meski terkadang apa yang ingin aku tulis kabur dengan
sendirinya karena tertahan oleh waktu dalam perjalanan menuju masa luang untuk
menulis itu sendiri.
Banyak hal yang tidak bisa aku jelaskan di depan
orang-orang yang tak ku sebutkan. Sungguh dalam proses menerangkan perasaan aku
adalah orang yang tak bisa menjelaskan.
Bacalah meski hanya sekali dan tak ingin kau
ulangi.....
Kepalaku terangkat keatas, menghitung masih berapa
banyak lagi yang harus aku terjemahkan dan aku cari jawabannya. Ah, rupanya
masih banyak yang harus aku temukan jawabannya. Hingga terkadang tak terasa
kepala ini menjadi tertunduk.
Tak bisa ku jelaskan
sudah berapa kali malam dalam sebulan aku memikirkan dan mencari jawaban atas
satu pertanyaan yang sama, kau tau bukan ?. tapi tak satu pun yang ingin kau
jelaskan.aku tak pernah marah atas apa yang terjadi diluar kuasamu, dan cemburu adalah hal yang wajar dimiliki oleh yang memiliki.
yang terjadi adalah hal yang mungkin dilema untukmu, tentu aku tau itu. melibatkan beliau yang menjadi bagian terpenting dalam hidupmu.
sebelumnya tak pernah terfikir bahwa akan aku tanyakan kalimat ini padamu. "sudah terlalu dekat dan terikat, lalu bagaimana kau menjelaskan tentang kita ?. aku rasa memang kau dilema. aku terlalu memaksa.
tapi setidaknya jelaskan bahwa aku tak perlu khawatir dan katakan "semua akan baik-baik saja"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar