
ada hal yang terkadang membuat orang lain merasa paling benar, yaitu ketika dia beranggapan apa yang dia lihat adalah apa yang dia pikir itu logika yang paling benar dari sudut pandang orang itu sendiri..
dan ketika ada hal yang harus dipertaruhkan karena itu, seperti sebuah hubungan contohnya.
dia yang dikuasai dengan pembenaran individu, kecemburuan atas hal yang tidak terjadi dan segala tentang anggapan pribadi hanya akan mengakibatkan hubungan itu selesai tanpa alasan.
mungkin terlihat baik jika selesai, tetapi atas alasan dan keslahan yang tidak dilakukan oleh pihak tertuduh, bukannya itu lebih menyakitkan??, itu fitnah. dan pelakunya adalah pasangan yang selalu dikasihi..
bagi sang tertuduh mungkin tak ada bedanya jika harus selesai atau tidak, karena akan sama-sama menyakitkan. disisi berlanjut adalah dia akan tertuduh jika hal itu terulang, dia tak akan terpercaya dengan pasangan,
tapi jika itu selesai, dia dihakimi atas hal yang tidak dia lakukan, dia dibuang atas keegoisan pasangan, meski dia tak akan menyesal jika itu terjadi, karena yang akan menyesal adalah ia yang mengakhiri hal yang sulit tertuduh lepaskan.
jadi cinta macam apa ini?? jika tak ada rasa percaya.. jika yang terlihat adalah kecemburuan masalalu??.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar